Skip Over Navigation Links

Negeri Laskar Pelangi (Belitung) Versus LGBT

By Joko Gunawan Diterbitkan tanggal 11 Juli 2015

Ketika membicarakan tentang Belitung, sudah tentu kita bicara tentang laskar pelangi. Suatu simbol yang berasal dari salah satu buku "Laskar Pelangi" dari penulis novel legendaris Andrea Hirata. Buku motivasi yang luar biasa yang kemudian cerita dari buku tersebut difilmkan baik di nasional maupun internasional. Tentunya hal ini menjadi kebanggaan warga Belitung termasuk pemerintahannya dalam mempromosikan pariwisata di Belitung. Saya, personally juga tidak lupa mengucapkan banyak terima kasih kepada Beliau atas segala kontribusinya pada daerah.

Karena Belitung dinobatkan sebagai negeri laskar pelangi, warna pelangi (merah, kuning, hijau,etc) sepertinya menjadi warna favorit yang bisa ditemukan di rumah warga, ruko, bahkan termasuk tiang listriknya. Hal ini dilakukan mungkin karena masyarakat menjiwai makna dari negeri laskar pelangi tersebut

Namun sejak hari Jumat, 25 Juni 2015, warna pelangi menjadi simbol suka cita bagi para Lesbian, Gay, Bisex, Transgender (LGBT) sekaligus tanggal bersejarah bagi mereka dikarenakan pada tanggal tersebut Negeri Paman Sam secara resmi melegalkan pernikahan sejenis di 50 negara bagian.

Hal ini tentunya akan berpengaruh pada simbol laskar pelangi yang digunakan oleh Belitung. Karena bagi siapapun yang menggunakan lambang pelangi tersebut dianggap mendukung pernikahan sesama jenis. Hal ini kemungkinan terlalu narrow minded bagi orang yang berpikir luas, namun begitulah adanya dimasyarakat. Ketika kita menggunakan warna pelangi, itu berarti kita pro. So, bagaimanakah tanggapan pemerintah Belitung tentang isu ini? Akankah mereka tetap menggunakan warna pelangi tersebut atau ada niat untuk mengubahnya?

Educating, Empowering, and Protecting

Social Media Links